Kamis, 29 September 2016

Butuh Modal ? GandengTangan.org Saja….

Di Indonesia sudah banyak startup yang marak lahir dengan karakter-karakter tersendiri. Contohnya adalah Crowdfunding. Crowdfunding adalah sebuah platform yang menggalang dana secara online yang dimana orang membutuhkan dana selain dari investor. Ada beberapa website crowdfunding di luar negeri seperti Kickstarter dan Indiegogo. Di Indonesia sendiri juga sudah ada beberapa startup yang bergerak di bidang tersebut, yakni KitaBisa, Wujudkan, dan Crowdtivate.

Disinilah ada seseorang pemuda yang bernama Betania Jezzie Setiawan dan Nurroni Dinnurohman membangun sebuah platform yang berdiri pada tanggal 15 Maret 2015, mereka terinspirasi oleh sistem Crowdfunding, mereka membangun sebuah startup yaitu platform untuk menggalang dana bagi kegiatan sosial tetapi dananya lebih terkendali dan lebih bermanfaat lebih banyak untuk kegiatan yang berbeda dari menggalang dana di plaftform lainnya. Maka mereka membuat sebuah platform yang diberi nama “GandengTangang.org”, sebuah platform yang bertujuan untuk sebagai wadah kolaborasi bagi pemilik usaha sosial yang membutuhkan modal dengan publik yang tulus ingin membantu dengan memberikan pinjaman. GandengTangan hadir untuk menjembatani keduanya agar dapat bergandengan tangan untuk menciptakan dampak baik bagi Indonesia.



Latar belakang dari dibuatnya GandengTangan.org adalah Betania Jezamin Setiawan sebagai Co-Founder dan CEO GandengTangan.org menyatakan bahwa untuk mendapatkan funding dari investor juga tidak mudah. Tidak banyak social enterprise yang memiliki akses ke investor, dan tentunya investor mengharapkan return imbalan yang tinggi, dan juga kepemilikan saham. Di satu sisi, karena meningkatnya jumlah yayasan dan gerakan yang hanya tergantung pada hibah donor, sementara jumlah donor tidak bertambah banyak, hal itu juga menyebabkan semakin kompetitif untuk mendapatkan sumbangan amal.
Disitus GandengTangan.org terdapat fitur-fitur yang ada dalam websitenya yaitu ada beberapa menu didalamnya yaitu ada Beranda, Pinjamkan Dana, Ajukan Usaha, Daftar, Masuk dan lainnya. Orang yang membuka situs website GandengTangan.org, akan disediakan tampilan usaha-usaha yang kususnya adalah wirausahawan sosial dan UMKM (Usaha Kecil Menengah Mikro) yang nantinya usaha yang diajakun didalam website adakah orang yang ingin membuka usaha tetapi tidak punya uang ataupun dananya besar, maka orang yang mau berwirausaha akan memberikan penjelasan tentang nama usahanya itu apa, dana yang dibutuhkan berapa, dana yang terkumpul, perkembangan dana (dalam prosentasi), dan diberikan jangka waktu untuk donasinya. Ada juga tampilan dari usaha-usaha yang berhasil didanai ataupun yang sedang berjalan didalam website tersebut.
Disini orang yang ingin menggalankan dananya harus mendaftar terlebih dahulu dengan memilih menu “DAFTAR” pada websitenya. Kemudian investor atau yang mau mendonasikan akan mengisi formulir pendaftaran seperti nama, tempat tanggal lahir, jenis kelamin dan sebagainya, itu gunanya untuk member di situs atau perusahaan GandengTangan.org. Kemudian jika ingin mendonasikan dana untuk usaha yang kita inginkan, maka memilih menu “PINJAMKAN DANA”, dan didalamnya nanti akan masuk untuk login terlebih dahulu (jika sudah jadi mendaftar). Kemudian orang yang ingin mendanai akan memasukkan nilai nominal untuk di donasikan kepada usaha yang kita ingin sumbang, tetapi sebelumnya setiap orang yang ingin berperan dan meminjamkan dana mereka, maka orang yang meminjamkan dananya minimal pinjaman Rp 50.000,00. Apabila seseorang yang ingin mengajukan Usaha bisa memilih menu “AJUKAN USAHA” yang nantinya akan mengisikan identitas diri, kemudian usaha apa yang akan dirintis, kebutuhan apa yang akan dibeli, dana yang dibutuhkan untuk membeli peralatannya, pembanyaran modal kepada yang meminjamkan modal dengan mencicil dan mengangsur dengan kebijakan antara pemodal dan yang ingin diberi modal. Tetapi sebelum mengajukan usahanya di GandengTangan.org, maka usaha yang diajukan harus memenuhi kriteria atau persyaratan sebagai berikut :
a.      Usaha yang sudah beroperasi minimal 6 bulan
b.    Usaha yang memiliki tujuan utama untuk memberikan dampak sosial, bukan hanya mencari profit semata.
c.       Memiliki model bisnis dan alur pemasukan yang jelas
d.      Tidak dalam posisi kredit macet atau bangkrut
e.      Memiliki dampak sosial bagi masyarakat
Itulah yang membedakannya dari platform yang lain, tidak semua usaha yang ingin dimodali bisa meminta modal di GandengTangan.org, harus memenuhi syarat seperti yang tertera diatas. Jenis usaha yang dapat menggunakan dana melalui GandengTangan adalah usaha yang mempunyai dampak sosial, yaitu:
a.      Memberdayakan mereka yang kurang beruntung
b.      Melayani kebutuhan dari mereka yang tidak terlayani
c.       Mengurangi dampak negative lingkungan dan sosial
Kembali lagi ke visi atau tujuan dari GandengTangan adalah untuk Wirausaha Sosial, yaitu wirausaha yang melakukan usaha untuk menyelesaikan permasalahan sosial, bukan hanya untuk keuntungan semata. Tetepi sebelumnya peminjam modal harus membuat suatu proposal yang baik dan sekiranya bisa diterima oleh pihak GandengTangan untuk diseleksi terlebih dahulu. Kemudian proposal usaha harus melalui persetujuan pertanggungjawaban dari pihak-pihak tertentu seperti dari pemerintahan atau dari lembaga LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat). Apabila proposal diterima, peminjam bisa meluncurkan proyeknya dan melakukan kampanye penggalangan dana dengan durasi maksimal hingga 45 hari. Dalam Kampanye yang dilakukan melalui website GandengTangan dapat berupa video, foto, narasi atau penjelasan tentang usaha yang membutuhkan donasi.
GandengTangan sendiri merupakan wadah kolaborasi bagi pemilik usaha sosial yang membutuhkan dana modal dengan public yang tulus ingin membantu dengan memberikan pinjaman dengan bunga 0%. Jadi donasi yang diterima oleh penerima donasi bersifat pinjaman dengan bunga 0%. Kemudian dari pihak GandengTangan akan mengambil potongan sebesar lima persen (5%) dari total pinjaman untuk keperluan administrasi. Disamping itu, para peminjam wajib menyetujui permohonan autodebit untuk pembayaran angsuran pinjaman.
Di GandengTangan juga ada laporan dalam penggunaan dana, terdapat dua macam laporan penggunaan dana adalah sebagai berikut :
1.        Laporan dana yang berhasil dikumpulkan oleh pembuat kampanye
Peminjam yang merasa keberatan untuk membayar angsuran, bisa melakukan rekonstruksi pinjaman dengan menambah jangka waktu pinjaman dan menurunkan nilai angsuran. Dan apabila tidak sanggup membayar angsuran, jalan terakhir yang akan ditempuh adalah melikuidasi semua aset yang dibeli dengan pinjaman tersebut. Akan tetapi rincian donasi yang terkumpul dari target yang diharapkan dapat dipantau selama masa kampanye
2.      Laporan dana yang telah diberikan oleh donator
Para donatur yang berminat memberikan donasi perlu mendaftar terlebih dahulu. Setelah itu, mereka harus melakukan sejumlah deposit dengan angka minimal Rp 50.000. Dana yang telah didonasikan akan dikembalikan secara otomatis ke deposit donatur untuk nantinya bisa disumbangkan ke usaha sosial lain atau dicairkan (withdraw). Terdapat rincian laporan donasi yang telah dikeluarkan dari masing-masing donatur. GandengTangan menambahkan sistem gratification, yang mana nantinya para donatur akan mendapatkan reward dari setiap donasi yang diberikan.
Didalam wirausaha harus ada kerjsama dengan orang, lembaga, pengusaha ataupun sebuah instansi. Jika sebuah usaha tidak kerjasama atau istilahnya wirausaha sendiri tanpa orang lain, maka sebuah usaha tidak akan berkembang dan berjalan dengan baik sesuai dengan harapan kita. Inilah kerjasama GandengTangan dengan lembaga lain
diantaranya :
1.        NextDev
NextDev adalah sebuah ajang kompetisi pembuatan aplikasi teknologi, baik website maupun mobile bagi anak muda Indonesia untuk membantu pemecahan masalah yang dihadapi kota-kota di Indonesia. GandengTangan, NextDev ingin memberdayakan UKM tanah air lewat aplikasi digital, mengedukasi UKM agar memanfaatkan teknologi untuk mempermudah proses bisnisnya berjalan lebih cepat dan efektif.


2.      Ashoka Changemakers
Ashoka Changemakers merupakan pelopor model bermitra dengan sektor publik dan organisasi multilateral untuk menjalankan kompetisi. Ashoka menghubungkan pengusaha sosial dan mitra untuk membuat perubahan yang berpotensi tinggi untuk mempercepat laju perubahan di sekitar isu-isu sosial yang penting.


3.       BaKTI
BaKTI diciptakan untuk menyediakan platform dan alat tersebut untuk lembaga donor, pemerintah dan masyarakat untuk bisa mengakses informasi, menyimpannya, bertemu dan berdiskusi mengenai isuisu pembangunan serta prioritas apa yang harus diambil agar bisa lebih mempengaruhi pengambilan keputusan dan lebih mendukung aktivitas pembangunan yang berbasis pengetahuan.


4.      KEHATI (Keanekaragaman Hayati Indonesia)
Yayasan yang berdiri sejak 12 Januari 1994 dimaksudkan untuk menghimpun dan mengelola sumberdaya yang selanjutnya disalurkan dalam bentuk dana hibah, fasilitasi, konsultasi dan berbagai fasilitas lain guna menunjang berbagai program pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia dan pemanfaatannya secara adil dan berkelanjutan.


5.      PBMT Social Ventures
PBMT Social Ventures bertujuan untuk memberantas kemiskinan di Indonesia dan bagian lain di Asia Tenggara dengan meningkatkan pembangunan masyarakat pedesaan melalui filantropi usaha dan pembagian keuntungan dan kerugian sesuai keuangan mikro yang dapat dipertanggungjawabkan.


6.      British Council
British Council didirikan untuk menciptakan pengetahuan dan pemahaman antara masyarakat Inggris dan dunia yang lebih luas, khususnya hubungan budaya. BC membantu membangun masyarakat yang lebih inklusif dan terbuka dan meningkatkan kesempatan anak-anak muda, mendorong mahasiswa internasional untuk datang dan belajar di Inggris, dan mahasiswa Inggris untuk mengalami kehidupan di luar negeri.
7.      UnLtd
Dirancang untuk calon pengusaha sosial atau masyarakat yang sudah mulai usaha sosial mereka selama minimal 6 bulan dan belum mendapatkan profit yang memadai. kewirausahaan yang dampak sosialnya sudah diidentifikasi , usaha berjalan pada skala kecil atau lokal, setidaknya selama enam bulan dan mungkin belum memiliki badan hukum. dirancang untuk perusahaan sosial yang sudah matang dalam bisnis dan membutuhkan bantuan untuk mengamankan sumber  daya untuk meningkatkan dampak dari bisnis sosial supaya tumbuh lebih kuat dan dirancang untuk perusahaan sosial yang ingin meningkatkan modal dari investor.



Contoh usaha yang sudah terdanai yaitu “Agradaya”. Agradya itu sendiri adalah sebuah perusahaan berbasis komunitas yang bergerak dalam bidang agrikultur dan produksi aneka pangan lokal. Tujuan dari Agradaya adalah menaikan kesejahteraan petani dan masyarakat desa melalui pertanian dan pangan lokal. Agradaya lahir atas dasar kepedulian akan kekayaan pertanian Indonesia. Di desa Sendangrejo kecamatan Minggir, Sleman, Yogyakarta para perintis Agradaya bekerja sama dengan penduduk lokal terutama wanita yang bekerja sebagai petani untuk memproduksi hasil pertanian yang berkualitas baik melalui cara alami.


Bermula dari seorang pembuat emping, saat ini rumah produksi  sudah memiliki 5 pembuat emping aktif. Dalam mengakses market pihak Agradaya bekerja sama dengan retail dan supermarket kelas menengah untuk menjual produknya. Kemudian bekerja sama dengan constant buyer yang mengirimkan produk-produk pertanian dan olahan pangan untuk pasar lokal dan Internasional. Di tingkat on farm, mereka bekerja sama dengan perusahan pupuk organik untuk penyedian teknologi (pupuk, bibit, dan perawatan tanaman) di level petani.  Inilah contoh gambar hasil dari produk Emping.


Dari semua penjelasan ada satu hal yang diajukan untuk modal yaitu mereka membutuhkan solar dryer untuk mengeringkan hasil olahan pangan, salah satunya emping. Permasalahan yang terbantu dengan asset ini adalah kapasitas produksi yang sangat turun di saat musim hujan, dan juga hygine system dalam proses pembuatan olahan pangan tersebut. Solar dryer diharapkan memangkas lamanya waktu pengeringan dan probabilitas produk busuk karena kurang matahari di saat musim hujan. Sehingga dari pihak Agradaya saat ini sudah memiliki modal terkumpul Rp 25.000.000 dengan jumlah pemodal 33 orang, dan angsuran dalam pembayaran 24 kali sesuai dengan perjanjian dan kebijakan dari pihak pemodal dan peminjam modal. Inilah gambar dari solar dreyer seperti gambar dibawah ini.


Kelebihan dari situs website GandengTangan.org adalah dari pihak yang membutuhkan modal (usaha) atau peminjam bisa menerima donasi dengan gratis oleh pendonasi baik investor atau orang lain yang ingin menandanai usaha orang lain. Kemudian pendonasi lebih aman saat mendonasikan uangnya karena adanya uang bisa kembali dari pihak peminjam lewat Bank Bersama GandengTangan jika usahanya gagal atau tidak berkembang. Kemudian pendonasi juga dapat memantau perkembangan usaha yang dimodalinya. Dari pihak peminjam bisa lebih senang karena adanya yang membantu untuk menyumbangkan modal untuk usahanya. Dan jika telat atau belum bisa mengembalikan dana modalnya, pihak peminjam dapat memperpanjang waktu pembanyarannya.
Kemudian untuk kekurangannya website GandengTangan adalah mensyaratkan bagi usaha yang sudah berjalan selama 6 bulan dan harus membuat proposal kepada instansi pemerintah, jadinya akan sulit bagi pengusaha mikro yang ingin mempromosikan usahanya kepada public untuk didanai. Masih bersifat peminjaman modal bukan donasi seutuhnya kepada wirausaha yang membutuhkan modal.


Sumber :
. (2016). MAXMANROE. Retrieved September 30, 2016, from GandengTangan.org Berhasil Danai Wirausaha Sosial Pertamanya: https://www.maxmanroe.com/gandengtangan-org-berhasil-danai-wirausaha-sosial-pertamanya.html
. (2016, Maret Minggu). MAXMANROE.COM. Retrieved September 30, 2016, from GandengTangan, Startup Untuk Membantu Para Pengusaha Sosial: https://www.maxmanroe.com/gandengtangan-startup-untuk-membantu-para-pengusaha-sosial.html
Intyaswati, D. (2016). INFORMASI Kajian Ilmu Komunikasi Volume 46. Nomor 1. Pesan Komunikasi dalam Penggalangan Dana Melalui Website, 79.
Pertiwi, I. (2015, Juli 23). TECHNO.ID. Retrieved September 30, 2016, from Butuh dana pinjaman tanpa bunga ? Coba GandengTangan.org: http://www.techno.id/startup/butuh-dana-pinjaman-tanpa-bunga-coba-gandengtanganorg-150723q.html
Soesilo, B. (2015, November 19). TEKNOPEDIA. Retrieved September 30, 2016, from GandengTangan.org, Situs Berbasis Pinjaman Dana bagi Usaha Kecil: http://www.teknopedia.asia/2015/11/gandengtangan-org-situs-berbasis-pinjaman-dana-bagi-usaha-kecil/


ENGINEERING INFORMATIC
ISLAMIC SULTAN AGUNG UNIVERSITY OF SEMARANG



Tidak ada komentar:

Posting Komentar