Di Indonesia sudah banyak
startup yang marak lahir dengan karakter-karakter tersendiri. Contohnya adalah
Crowdfunding. Crowdfunding adalah sebuah platform yang menggalang dana secara online yang
dimana orang membutuhkan dana selain dari investor. Ada beberapa
website crowdfunding di luar negeri seperti Kickstarter dan Indiegogo.
Di Indonesia sendiri juga sudah ada beberapa startup yang bergerak di bidang
tersebut, yakni KitaBisa, Wujudkan,
dan Crowdtivate.
Disinilah ada seseorang pemuda yang bernama Betania Jezzie Setiawan dan Nurroni Dinnurohman membangun sebuah platform yang berdiri pada tanggal 15 Maret 2015, mereka terinspirasi oleh sistem Crowdfunding, mereka membangun sebuah startup yaitu platform untuk menggalang dana bagi kegiatan sosial tetapi dananya lebih terkendali dan lebih bermanfaat lebih banyak untuk kegiatan yang berbeda dari menggalang dana di plaftform lainnya. Maka mereka membuat sebuah platform yang diberi nama “GandengTangang.org”, sebuah platform yang bertujuan untuk sebagai wadah kolaborasi bagi pemilik usaha sosial yang membutuhkan modal dengan publik yang tulus ingin membantu dengan memberikan pinjaman. GandengTangan hadir untuk menjembatani keduanya agar dapat bergandengan tangan untuk menciptakan dampak baik bagi Indonesia.
Latar belakang dari dibuatnya GandengTangan.org adalah Betania Jezamin Setiawan sebagai Co-Founder dan CEO GandengTangan.org menyatakan bahwa untuk mendapatkan funding dari investor juga tidak mudah. Tidak banyak social enterprise yang memiliki akses ke investor, dan tentunya investor mengharapkan return imbalan yang tinggi, dan juga kepemilikan saham. Di satu sisi, karena meningkatnya jumlah yayasan dan gerakan yang hanya tergantung pada hibah donor, sementara jumlah donor tidak bertambah banyak, hal itu juga menyebabkan semakin kompetitif untuk mendapatkan sumbangan amal.
Disitus GandengTangan.org terdapat
fitur-fitur yang ada dalam websitenya yaitu ada beberapa menu didalamnya yaitu
ada Beranda, Pinjamkan Dana, Ajukan Usaha, Daftar, Masuk dan lainnya. Orang
yang membuka situs website GandengTangan.org, akan disediakan tampilan
usaha-usaha yang kususnya adalah wirausahawan sosial dan UMKM (Usaha Kecil
Menengah Mikro) yang nantinya usaha yang diajakun didalam website adakah orang
yang ingin membuka usaha tetapi tidak punya uang ataupun dananya besar, maka
orang yang mau berwirausaha akan memberikan penjelasan tentang nama usahanya
itu apa, dana yang dibutuhkan berapa, dana yang terkumpul, perkembangan dana
(dalam prosentasi), dan diberikan jangka waktu untuk donasinya. Ada juga
tampilan dari usaha-usaha yang berhasil didanai ataupun yang sedang berjalan
didalam website tersebut.
Disini orang yang ingin menggalankan
dananya harus mendaftar terlebih dahulu dengan memilih menu “DAFTAR” pada
websitenya. Kemudian investor atau yang mau mendonasikan akan mengisi formulir
pendaftaran seperti nama, tempat tanggal lahir, jenis kelamin dan sebagainya, itu
gunanya untuk member di situs atau perusahaan GandengTangan.org. Kemudian jika
ingin mendonasikan dana untuk usaha yang kita inginkan, maka memilih menu
“PINJAMKAN DANA”, dan didalamnya nanti akan masuk untuk login terlebih dahulu
(jika sudah jadi mendaftar). Kemudian orang yang ingin mendanai akan memasukkan
nilai nominal untuk di donasikan kepada usaha yang kita ingin sumbang, tetapi
sebelumnya setiap orang yang ingin berperan dan meminjamkan dana mereka, maka
orang yang meminjamkan dananya minimal pinjaman Rp 50.000,00. Apabila seseorang yang ingin mengajukan Usaha
bisa memilih menu “AJUKAN USAHA” yang nantinya akan mengisikan identitas diri,
kemudian usaha apa yang akan dirintis, kebutuhan apa yang akan dibeli, dana
yang dibutuhkan untuk membeli peralatannya, pembanyaran modal kepada yang
meminjamkan modal dengan mencicil dan mengangsur dengan kebijakan antara
pemodal dan yang ingin diberi modal. Tetapi sebelum mengajukan usahanya di
GandengTangan.org, maka usaha yang diajukan harus memenuhi kriteria atau
persyaratan sebagai berikut :
a.
Usaha yang sudah beroperasi minimal 6 bulan
b. Usaha yang memiliki tujuan utama untuk memberikan
dampak sosial, bukan hanya mencari profit semata.
c.
Memiliki model bisnis dan alur pemasukan yang jelas
d.
Tidak dalam posisi kredit macet atau bangkrut
e.
Memiliki dampak sosial bagi masyarakat
Itulah yang membedakannya dari platform yang lain, tidak semua usaha
yang ingin dimodali bisa meminta modal di GandengTangan.org, harus memenuhi
syarat seperti yang tertera diatas. Jenis
usaha yang dapat menggunakan dana melalui GandengTangan adalah usaha yang
mempunyai dampak sosial, yaitu:
a.
Memberdayakan
mereka yang kurang beruntung
b.
Melayani
kebutuhan dari mereka yang tidak terlayani
c.
Mengurangi
dampak negative lingkungan dan sosial
Kembali lagi ke visi atau
tujuan dari GandengTangan adalah untuk Wirausaha Sosial, yaitu wirausaha yang
melakukan usaha untuk menyelesaikan permasalahan sosial, bukan hanya untuk
keuntungan semata. Tetepi sebelumnya peminjam modal harus membuat suatu proposal
yang baik dan sekiranya bisa diterima oleh pihak GandengTangan untuk diseleksi
terlebih dahulu. Kemudian proposal usaha harus melalui persetujuan
pertanggungjawaban dari pihak-pihak tertentu seperti dari pemerintahan atau
dari lembaga LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat). Apabila proposal diterima,
peminjam bisa meluncurkan proyeknya dan melakukan kampanye penggalangan dana
dengan durasi maksimal hingga 45 hari. Dalam Kampanye yang dilakukan melalui
website GandengTangan dapat berupa video, foto, narasi atau penjelasan tentang
usaha yang membutuhkan donasi.
GandengTangan sendiri
merupakan wadah kolaborasi bagi pemilik usaha sosial yang membutuhkan dana
modal dengan public yang tulus ingin membantu dengan memberikan pinjaman dengan
bunga 0%. Jadi donasi yang diterima oleh penerima donasi bersifat pinjaman
dengan bunga 0%. Kemudian dari pihak GandengTangan akan mengambil potongan
sebesar lima persen (5%) dari total pinjaman untuk keperluan administrasi.
Disamping itu, para peminjam wajib menyetujui permohonan autodebit untuk pembayaran angsuran pinjaman.
Di GandengTangan juga ada
laporan dalam penggunaan dana, terdapat dua macam laporan penggunaan dana
adalah sebagai berikut :
1.
Laporan dana
yang berhasil dikumpulkan oleh pembuat kampanye
Peminjam yang
merasa keberatan untuk membayar angsuran, bisa melakukan rekonstruksi pinjaman
dengan menambah jangka waktu pinjaman dan menurunkan nilai angsuran. Dan
apabila tidak sanggup membayar angsuran, jalan terakhir yang akan ditempuh
adalah melikuidasi semua aset yang dibeli dengan pinjaman tersebut. Akan tetapi
rincian donasi yang terkumpul dari target yang diharapkan dapat dipantau selama
masa kampanye
2.
Laporan dana
yang telah diberikan oleh donator
Para donatur
yang berminat memberikan donasi perlu mendaftar terlebih dahulu. Setelah itu,
mereka harus melakukan sejumlah deposit dengan angka minimal Rp 50.000. Dana
yang telah didonasikan akan dikembalikan secara otomatis ke deposit donatur
untuk nantinya bisa disumbangkan ke usaha sosial lain atau dicairkan (withdraw). Terdapat rincian laporan donasi yang telah
dikeluarkan dari masing-masing donatur. GandengTangan menambahkan sistem gratification,
yang mana nantinya para donatur akan mendapatkan
reward dari setiap donasi yang diberikan.
Didalam wirausaha harus
ada kerjsama dengan orang, lembaga, pengusaha ataupun sebuah instansi. Jika
sebuah usaha tidak kerjasama atau istilahnya wirausaha sendiri tanpa orang
lain, maka sebuah usaha tidak akan berkembang dan berjalan dengan baik sesuai
dengan harapan kita. Inilah kerjasama GandengTangan dengan lembaga lain
diantaranya :
1.
NextDev
NextDev
adalah sebuah ajang kompetisi pembuatan aplikasi teknologi, baik website maupun
mobile bagi anak muda Indonesia untuk membantu pemecahan masalah yang dihadapi
kota-kota di Indonesia. GandengTangan, NextDev ingin memberdayakan UKM tanah
air lewat aplikasi digital, mengedukasi UKM agar memanfaatkan teknologi untuk
mempermudah proses bisnisnya berjalan lebih cepat dan efektif.
2.
Ashoka
Changemakers
Ashoka
Changemakers merupakan pelopor model bermitra dengan sektor publik dan
organisasi multilateral untuk menjalankan kompetisi. Ashoka menghubungkan
pengusaha sosial dan mitra untuk membuat perubahan yang berpotensi tinggi untuk
mempercepat laju perubahan di sekitar isu-isu sosial yang penting.
3.
BaKTI
BaKTI
diciptakan untuk menyediakan platform dan alat tersebut untuk lembaga donor,
pemerintah dan masyarakat untuk bisa mengakses informasi, menyimpannya, bertemu
dan berdiskusi mengenai isuisu pembangunan serta prioritas apa yang harus
diambil agar bisa lebih mempengaruhi pengambilan keputusan dan lebih mendukung
aktivitas pembangunan yang berbasis pengetahuan.
4.
KEHATI
(Keanekaragaman Hayati Indonesia)
Yayasan yang
berdiri sejak 12 Januari 1994 dimaksudkan untuk menghimpun dan mengelola
sumberdaya yang selanjutnya disalurkan dalam bentuk dana hibah, fasilitasi,
konsultasi dan berbagai fasilitas lain guna menunjang berbagai program
pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia dan pemanfaatannya secara adil dan
berkelanjutan.
5.
PBMT Social Ventures
PBMT Social Ventures bertujuan untuk memberantas kemiskinan di Indonesia dan bagian lain
di Asia Tenggara dengan meningkatkan pembangunan masyarakat pedesaan melalui
filantropi usaha dan pembagian keuntungan dan kerugian sesuai keuangan mikro
yang dapat dipertanggungjawabkan.
6.
British
Council
British
Council didirikan untuk menciptakan pengetahuan dan pemahaman antara masyarakat
Inggris dan dunia yang lebih luas, khususnya hubungan budaya. BC membantu
membangun masyarakat yang lebih inklusif dan terbuka dan meningkatkan
kesempatan anak-anak muda, mendorong mahasiswa internasional untuk datang dan
belajar di Inggris, dan mahasiswa Inggris untuk mengalami kehidupan di luar
negeri.
7.
UnLtd
Dirancang
untuk calon pengusaha sosial atau masyarakat yang sudah mulai usaha sosial
mereka selama minimal 6 bulan dan belum mendapatkan profit yang memadai.
kewirausahaan yang dampak sosialnya sudah diidentifikasi , usaha berjalan pada
skala kecil atau lokal, setidaknya selama enam bulan dan mungkin belum memiliki
badan hukum. dirancang untuk perusahaan sosial yang sudah matang dalam bisnis
dan membutuhkan bantuan untuk mengamankan sumber daya untuk meningkatkan dampak dari bisnis
sosial supaya tumbuh lebih kuat dan dirancang untuk perusahaan sosial yang
ingin meningkatkan modal dari investor.
Contoh usaha yang sudah
terdanai yaitu “Agradaya”. Agradya itu sendiri adalah sebuah perusahaan berbasis
komunitas yang bergerak dalam bidang agrikultur dan produksi aneka pangan
lokal. Tujuan dari Agradaya adalah menaikan kesejahteraan petani dan masyarakat
desa melalui pertanian dan pangan lokal. Agradaya lahir atas dasar kepedulian
akan kekayaan pertanian Indonesia. Di desa
Sendangrejo kecamatan Minggir, Sleman, Yogyakarta para perintis Agradaya
bekerja sama dengan penduduk lokal terutama wanita yang bekerja sebagai petani
untuk memproduksi hasil pertanian yang berkualitas baik melalui cara alami.
Bermula dari seorang pembuat emping,
saat ini rumah produksi sudah memiliki 5
pembuat emping aktif. Dalam mengakses market pihak Agradaya bekerja sama dengan
retail dan supermarket kelas menengah untuk menjual produknya. Kemudian bekerja
sama dengan constant
buyer yang
mengirimkan produk-produk pertanian dan olahan pangan untuk pasar lokal dan Internasional. Di tingkat on farm, mereka
bekerja sama dengan perusahan pupuk organik untuk penyedian teknologi (pupuk,
bibit, dan perawatan tanaman) di level petani. Inilah contoh gambar hasil dari produk Emping.
Dari semua penjelasan ada satu hal yang diajukan untuk modal yaitu
mereka membutuhkan solar dryer untuk mengeringkan hasil olahan pangan, salah
satunya emping. Permasalahan yang terbantu dengan asset ini adalah kapasitas
produksi yang sangat turun di saat musim hujan, dan juga hygine system dalam proses
pembuatan olahan pangan tersebut. Solar dryer diharapkan memangkas lamanya
waktu pengeringan dan probabilitas produk busuk karena kurang matahari di saat
musim hujan. Sehingga dari pihak Agradaya saat ini sudah memiliki modal
terkumpul Rp 25.000.000 dengan jumlah pemodal 33 orang, dan angsuran dalam
pembayaran 24 kali sesuai dengan perjanjian dan kebijakan dari pihak pemodal
dan peminjam modal. Inilah gambar dari solar dreyer seperti gambar dibawah ini.
Kelebihan dari situs website GandengTangan.org adalah dari pihak yang
membutuhkan modal (usaha) atau peminjam bisa menerima donasi dengan gratis oleh
pendonasi baik investor atau orang lain yang ingin menandanai usaha orang lain.
Kemudian pendonasi lebih aman saat mendonasikan uangnya karena adanya uang bisa
kembali dari pihak peminjam lewat Bank Bersama GandengTangan jika usahanya
gagal atau tidak berkembang. Kemudian pendonasi juga dapat memantau
perkembangan usaha yang dimodalinya. Dari pihak peminjam bisa lebih senang
karena adanya yang membantu untuk menyumbangkan modal untuk usahanya. Dan jika
telat atau belum bisa mengembalikan dana modalnya, pihak peminjam dapat
memperpanjang waktu pembanyarannya.
Kemudian untuk kekurangannya website GandengTangan adalah mensyaratkan
bagi usaha yang sudah berjalan selama 6 bulan dan harus membuat proposal kepada
instansi pemerintah, jadinya akan sulit bagi pengusaha mikro yang ingin
mempromosikan usahanya kepada public untuk didanai. Masih bersifat peminjaman
modal bukan donasi seutuhnya kepada wirausaha yang membutuhkan modal.
Sumber :
. (2016). MAXMANROE. Retrieved September 30,
2016, from GandengTangan.org Berhasil Danai Wirausaha Sosial Pertamanya:
https://www.maxmanroe.com/gandengtangan-org-berhasil-danai-wirausaha-sosial-pertamanya.html
. (2016, Maret
Minggu). MAXMANROE.COM. Retrieved September 30, 2016, from
GandengTangan, Startup Untuk Membantu Para Pengusaha Sosial:
https://www.maxmanroe.com/gandengtangan-startup-untuk-membantu-para-pengusaha-sosial.html
Intyaswati, D. (2016).
INFORMASI Kajian Ilmu Komunikasi Volume 46. Nomor 1. Pesan Komunikasi dalam
Penggalangan Dana Melalui Website, 79.
Pertiwi, I. (2015,
Juli 23). TECHNO.ID. Retrieved September 30, 2016, from Butuh dana
pinjaman tanpa bunga ? Coba GandengTangan.org:
http://www.techno.id/startup/butuh-dana-pinjaman-tanpa-bunga-coba-gandengtanganorg-150723q.html
Soesilo, B. (2015, November
19). TEKNOPEDIA. Retrieved September 30, 2016, from GandengTangan.org,
Situs Berbasis Pinjaman Dana bagi Usaha Kecil:
http://www.teknopedia.asia/2015/11/gandengtangan-org-situs-berbasis-pinjaman-dana-bagi-usaha-kecil/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar